Solo, Ikhwan Muslim Indonesia. Aula Sekolah Dasar (SD) Tamirul Islam Tegalsari Surakarta, Rabu (9/11), disesaki ratusan siswa kelas V beserta guru. Dengan sabar mereka duduk tertib menonton sebuah film perjuangan, sembari menunggu kedatangan seorang tamu yang konon istimewa bagi mereka.
Istimewa, sebab di momentum menjelang peringatan Hari Pahlawan, mereka dapat bertatap muka sekaligus mendengarkan pengalaman langsung dari salah seorang saksi sejarah, yang pernah ikut dalam perjuangan kemerdekaan.
| Pesan Pejuang : Jangan Lupakan Sejarah! (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pesan Pejuang : Jangan Lupakan Sejarah!
Akhirnya, yang ditunggu pun datang jua. Seorang pria lanjut usia yang mengenakan baju veteran, lengkap dengan peci krem yang berwarna sama dengan bajunya. Ia berjalan dengan menggunakan kursi roda.Dengan penuh haru, ia mengisahkan sekilas perjalanan hidupnya, ketika menjadi seorang kopral di salah satu pasukan pejuang kemerdekaan. Antara lain ketika ia ikut bergerilya.
Ikhwan Muslim Indonesia
Pria yang memiliki nama Warudju Harumbojo tersebut, berpesan kepada para siswa agar tidak melupakan sejarah. Jangan melupakan sejarah. Kepada generasi muda rajinlah belajar dan lakukan sesuatu dengan penuh keyakinan dan sungguh-sungguh, tutur dia.Ikhwan Muslim Indonesia
Pada kesempatan tersebut, salah satu siswa, Apta Manggala, mengungkapkan makna seorang pahlawan menurut dia. pahlwan adalah orang yang berjuang dan rela berkorban demi orang lain, Nusa, Bangsa dan Negara, kata Apta.Selain pemutaran film dan sarasehan dengan pejuang, acara juga dimeriahkan dengan sejumlah pementasan bertema pahlawan seperti dai cilik, pantomim, puisi, vokal group, dan dongeng. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/72823/pesan-pejuang--jangan-lupakan-sejarah
Ikhwan Muslim Indonesia
