Minggu, 27 November 2016

MTQ VII JQH NU Dibuka Wapres

Jakarta, Ikhwan Muslim Indonesia. Musabaqah Tilawatil Quran Nasional VII yang diselenggarakan Jamiyyatul Qura wal-Huffazh Nahdlatul Ulama yang berlangsung (3-8/7) di Pontianak Kalimatan Barat, akan dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono.

Menurut Wakil Sekretaris Umum JQH NU Zahid Luqman, pembukaan MTQ akan berlangsung pada Selasa (3/7) malam, di stadion sepak bola Sultan Syarif Abdurahman, Pontianak.

MTQ VII JQH NU Dibuka Wapres (Sumber Gambar : Nu Online)
MTQ VII JQH NU Dibuka Wapres (Sumber Gambar : Nu Online)


MTQ VII JQH NU Dibuka Wapres

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Jakfar Hasibuan, anggota JQH yang mendapat juara internasional di Iran, tahun ini, ujar Zahid.

Kemudian, sambung Zahid, dilanjutkan dengan laporan Ketua Umum JQH NU KH Muhaimin Zen, sambutan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan sambutan Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis M. H.

Ikhwan Muslim Indonesia

Lalu, pidato Pak Wakil Presiden, sekaligus membuka secara resmi MTQ Nasional ketujuh JQH, ucapnya.

Ikhwan Muslim Indonesia

Setelah itu, kata Zahid, peserta dan seluruh offisial dari seluruh wilayah berkeliling lapangan, melambaikan tangan.

Setiap wilayah, mengirimkan peserta berikut official sekitar 50 orang, pungkasnya.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis : Abdullah Alawi

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/38609/mtq--vii-jqh-nu-dibuka-wapres

Ikhwan Muslim Indonesia

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikhwan Muslim Indonesia sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikhwan Muslim Indonesia. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikhwan Muslim Indonesia dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock