Senin, 28 Agustus 2006

Kang Maman: Maulid Nabi Momentum Saling Mencintai

Jakarta, Ikhwan Muslim Indonesia. Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW bermakna besar bagi pembentukan pribadi serta keimanan seorang Muslim dalam menyebarkan nilai cinta kasih kepada sesama. Karena Nabi Muhammad SAW diutus sebagai kasih sayang untuk semua umat manusia, rahmatan lil alamin. Karenanya peringatan kelahiran Nabi atau Maulid harus jadi momentum untuk saling mengasihi dan mencintai.

Demikian disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH. Maman Imanul Haq dalam acara Maulid di Ponpes Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat Ahad (11/12).

Kang Maman: Maulid Nabi Momentum Saling Mencintai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Maman: Maulid Nabi Momentum Saling Mencintai (Sumber Gambar : Nu Online)


Kang Maman: Maulid Nabi Momentum Saling Mencintai

Kiai Muda yang akrab disapa Kang Maman ini menambahkan bahwa saat membuncahnya aksi kebencian dan kekerasan atas nama agama, Maulid Nabi harus jadi bahan refleksi diri untuk kembali menghadirkan "Nur Muhammad" yang mencerdaskan dan menguatkan umat.

Sejarah Maulid

Ikhwan Muslim Indonesia

Dalam acara tersebut Kang Maman memaparkan sejarah Peringatan Maulid Nabi. Peringatan kelahiran Rasulullah SAW sejatinya bertepatan dengan 12 Rabiul Awal. Sementara dalam hitungan Masehi, Rasulullah terlahir tanggal 21 April 571 Masehi atau lebih dikenal dengan Tahun Gajah.

Menurut Ibn Hajar Al-Asqalan, asal dari Maulid tidak ditemukan dari para Salaf sejak kurun abad ketiga. Tetapi ada kemungkinan merupakan aktivitas yang baik dan bermanfaat, terangnya.

Ikhwan Muslim Indonesia

Menurutnya, Maulid Nabi seyogyanya mengukuhkan kesadaran umat untuk meneruskan perjuangan Nabi, yakni menyebarkan dakwah Islam yang mengajarkan prinsip keimanan serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Hal itu mengilhami Raja Arballes Mosul Irak, Abu Sad Muzhaffar, dan panglima perang Islam dalam Perang Salib, Salahuddn Al-Ayyub, untuk mengadakan seremonial Maulid. Cara ini sebagai upaya membangkitkan ketahanan mental yang tinggi serta membangkitkan semangat perjuangan dakwah Islam yang bertujuan membebaskan manusia dari kezaliman menuju cahaya.

"Dengan Maulid Nabi, marilah kita segarkan kembali spirit keagamaan kita sehingga keagungan dan keindahan Islam akan terus memancar bagi kehidupan dalam spektrum yang luas, tutup anggota DPR RI dari F-PKB ini. (Ade Duryawan/Fathoni)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/73704/kang-maman-maulid-nabi-momentum-saling-mencintai

Ikhwan Muslim Indonesia

Menyajikan informasi secara lugas dan berimbang, disertai data-data yang akurat dan terpercaya.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Ikhwan Muslim Indonesia sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Ikhwan Muslim Indonesia. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Ikhwan Muslim Indonesia dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock